Tari Pakarena

Menggambarkan Tumanurung/manusia jelmaan (bidadari) yang turun dari khayangan/langit untuk mengajarkan kepada masyarakat dalam menjalankan hidup dan kehidupan dalam masyarakat etnis Makassar.

Tari Pajoge

Menggambarkan kelembutan dari perempuan Bugis Bone dalam berpola laku dalam kehidupan.

  • Penari : Hj. Munasiah Daeng Jinne
  • Koreografer: Hj. Munasiah Daeng Jinne

Hj. Munasiah Daeng. Jinne. Seorang koreografer, penggali, pengembang seni tari tradisional Sulawesi Selatan  Lahir pada tanggal 27 November 1941 di Jeneponto Sulawesi Selatan, dari keluarga yang kuat mempertahankan adat istiadat dalam tatanan hidup. Penerima Gelar Tanda Kehormatan Presiden Kelas Satyalancana Kebudayaan 2016 dan Gelar Maestro Tari pada 2010. Beberapa karya tarinya adalah Tari Batara 1971, Tari Pammuntali/Padduppa, Tari Kalompoang, Tari Rapang Bulang, Tari Sikru, Tari Toddoppuli, Tari Pajujung Dapo, Tari Laklang Sipue, Tari Mimpi/So’na, Fragmen Tari Samindara (Bulukumba), Fragmen Tari Lasinrang (Pinrang), Fragmen Tari Lebonna (Toraja), Tari Bunga Male (Takalar), Tari Patto-Eng/Pattojang (Bugis-Makassar), Tari Bunga Tonjong. Menurutnya, pada tarian terdapat falsafah siri’na pacce, malu bila tidak berbuat baik pada sesama. Dan  melestarikan tarian tradisi adalah benteng kebudayaaan di setiap daerah.

Kontak

  • M :   082196971857
  • Email:   idaelbahra17@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here